logo
×

Kamis, 10 November 2016

Trump Larang Muslim ke Amerika, Politikus PAN: Diplomat Mereka Jadi Korbannya

Trump Larang Muslim ke Amerika, Politikus PAN: Diplomat Mereka Jadi Korbannya

NUSANEWS - Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Hanafi Rais mengatakan kemenangan Donal Trump yang terpilih menjadi

Presiden Amerika Serikat ke-45 akan memberikan angin segar bagi iklim ekonomi di Indonesia.

"Dalam bidang ekonomi, saya kira kerjasama ekonomi (perdagangan dan investasi) akan lebih banyak efektif melalui jalur bilateral, tidak mengandalkan multilateral," ujar Hanafi saat dihubungi, Kamis (10/11).

Wakil Ketua Komisi I DPR menambahkan, dalam bidang keamanan, stabilitas kawasan Asia Tenggara akan makin condong pada kekuatan China sebagai penanggung jawab keamanan.

"Karena AS seperti dalam pandangan Trump, tampaknya tidak akan menjadikan Asia sebagai prioritas aliansi strategis," katanya.

Sementara itu, janji Trump yang pernah menolak warga muslim untuk datang ke negeri Paman Sam dan menolak kaum imigran jika diwujudkan akan menyulut pergolakan di negara-negara lain.

Karenanya, kalimat yang diucapkan Trump itu sebenarnya menyulitkan para diplomat Amerika yang ditempatkan di Indonesia.

"Sebagai presiden baru, Trump mestinya meminta maaf pernah membuat retorika yang diskriminatif semacam itu sehigga hubungan dengan Indonesia dan umat muslim bisa lebih produktif untuk kedua negara," pungkas putra Amien Rais itu.

Sebelumnya, taipan real-estate asal New York, Donald Trump, memenangkan pemilu presiden Amerika Serikat pada Rabu (9/11).

Trump berhasil mengungguli rivalnya dari Partai Demokrat, Hillary Clinton dengan 288 electoral votes, sementara Hillary Clinton hanya meraup 215 electoral votes. (jpg)
Follow
Terkoneksi dengan berbagai Sosial Media kami agar tetap terhubung dan mengetahui Informasi terkini.
Jangan Lupa Subscribe YouTube DEMOKRASI News: