logo
×

Kamis, 02 Februari 2017

Masjid di Belanda Bakal Tutup Selama Waktu Shalat

Masjid di Belanda Bakal Tutup Selama Waktu Shalat

IDNUSA - Pengurus empat masjid besar di Belanda mengatakan mereka akan menutup pintu masjid selama waktu shalat setelah peristiwa enam orang dibunuh dalam penyerangan di sebuah masjid di Kanada.

Keputusan ini diambil setelah kemarin para pengurus masjid di Amsterdam, The Hague, Rotterdam, dan Utrech mengadakan rapat darurat membahas soal ini.

Sebanyak ribuan jemaah menghadiri shalat lima waktu di empat masjid itu saban hari. Said Bouharrou daroi Dewan Pengurus Masjid Belanda-Maroko mengatakan mereka dengan berat hati terpaksa mengambil langkah ini.

"Masjid seharusnya menjadi tempat yang bisa dikunjungi kapan saja bagi orang yang ingin merasakan kedamaian dan ketenangan. Tapi kami juga harus waspada terhadap serangan teror," kata dia, seperti dilansir Press TV, Senin (31/1).

Enam orang tewas dan delapan lainnya luka dalam serangan terhadap masjid di KOta Quebec, Kanada, Ahad lalu. Perdana Menteri Justin Trudeau menyebut insiden itu sebagai serangan teroris.

"Tindakan keji yang terjadi di Quebec adalah bagian dari meningkatnya gelombang kebencian terhadap muslim di seluruh dunia," kata Bouharrou.

Belanda Maret nanti akan menggelar pemilu parlemen. Politikus terkenal anti-Islam Geert Wilders saat ini memimpin perolehan suara dalam survei.

Wilders mengatakan dia akan menutup semua masjid dan sekolah Islam serta melarang Alquran jika dia terpilih menjadi perdana menteri Belanda nanti.

Meski tidak ada ancaman serius terhadap sejumlah masjid di Belanda selama ini, namun Bouharrou mengatakan para pengurus masjid tetap mencermati perkembangan politik yang ada menjelang pemilu parlemen.

"Memang ada kekhawatiran menjelang pemilu nanti. Politikus macam Wilders sudah jelas pandangannya terhadap Islam selama ini," kata dia. (mdk)
Follow
Terkoneksi dengan berbagai Sosial Media kami agar tetap terhubung dan mengetahui Informasi terkini.
Jangan Lupa Subscribe YouTube DEMOKRASI News: