logo
×

Selasa, 01 Agustus 2017

Tak Masalahkan Ormas Suka Mengkritik, Wali Kota Bekasi: Asal Tak Berseberangan dengan NKRI

Tak Masalahkan Ormas Suka Mengkritik, Wali Kota Bekasi: Asal Tak Berseberangan dengan NKRI

NUSANEWS, BEKASI  - Wali Kota Bekasi, Jawa Barat Rahmat Effendi mengaku hanya akan mendukung organisasi kemasyarakatan yang ideologinya sejalan dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Pemkot Bekasi hanya akan mendukung ormas yang ideologinya sejalan dengan NKRI,” katanya di Bekasi, Senin (31/7).

Rahmat menyatakan, tidak pernah mempermasalahkan kritikan tajam dari sejumlah ormas yang berbeda pandangan dengannya.

“Hanya, yang menjadi permasalahan adalah ketika ormas-ormas ini tidak mau mengakui ideologi negaranya, sehingga menimbulkan permasalahan.”

Rahmat mencontohkan, ormas yang sejalan dengan idologio NKRI, yaitu Forum Betawi Rempug atau FBR. Belum lama ini, dia diundang menghadiri Milad ke-16 FBR di Hutan Kota Patriot Jalan Ahmad Yani, Bekasi Selatan.

“Saya apresiasi tema yang didorong oleh FBR untuk seluruh anggotanya agar bersama membangun kedamaian, merajut kebersamaan dan menjaga persatuan bangsa,” katanya.

Tema tersebut dianggapnya sejalan dengan semangat pembangunan yang diusung Kota Bekasi saat memperingati hari jadinya beberapa waktu yang lalu.

Kepala Kesatuan Bangsa dan Perlindungan Masyarakat Kota Bekasi Abdilah, mengatakan dari ratusan ormas yang beraktivitas di Kota Bekasi, baru 50 yang telah terdata secara resmi.

“Mereka dianggap resmi karena telah mengantongi surat keterangan terdaftar atau SKT dari Pemkot Bekasi dan pemerintah pusat,” katanya.

Pihaknya saat ini juga tengah memverifikasi pengajuan izin dari sejumlah ormas guna mengantisipasi aktivitas ormas berpaham radikal.

“Ada 30 perseonel gabungan dari pemerintah yang secara diam-diam mengawasi pergerakan mereka. Kami tidak mau ada aktivitas ormas radikal di Kota Bekasi.”  (akt)
Follow
Terkoneksi dengan berbagai Sosial Media kami agar tetap terhubung dan mengetahui Informasi terkini.
Jangan Lupa Subscribe YouTube DEMOKRASI News: