logo
×

Jumat, 16 Februari 2018

Ditanya Soal Jadi Wapresnya Jokowi, Ini Kata Yusril

Ditanya Soal Jadi Wapresnya Jokowi, Ini Kata Yusril

NUSANEWS - Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra mengaku tidak mau terlalu memikirikan soal pencalonan presiden atau wakil presiden dalam Pemilihan Presiden 2019. Hal itu dikemukakan Yusril menanggapi namanya disebut-sebut termasuk salah satu yang diperhitungkan dalam bursa Pilpres 2019.

“Kita biarkan saja ini berjalan tapi segala kemungkinan akan terjadi itu saya harus siap menghadapi kalau dicalonkan saya siap, kalau tidak dicalonkan juga saya tetap siap. Jadi tidak ada masalah” kata Yusril saat ditanya kesiapannya apakah mau menjadi calon presiden atau wakil presiden dalam Pilpres 2019, usai acara Tasyakuran Kantor Komite Aksi Pemenangan Pemilihan Umum (KAPPU) Pusat Partai Bulan Bintang di Jakarta, Kamis malam (15/2/2018)

Selain karena dukungan berbagai pihak, menurut Yusril, terpilih atau tidaknya seseorang untuk menjadi pemimpin negeri, adalah garis tangan dari Allah SWT sehingga hal itu bukan semata-mata persoalan mampu atau tidak menjadi presiden.

“Seseorang jadi presiden itu lebih bayak dari garis tanganNYA yaitu takdir Allah SWT apakah orang itu akan menjadi presiden atau tidak itu bukan semata-mata persoalan dia mampu atau tidak menjadi presiden, bahkan mungkin kita katakan ya orang ini gak pantas jadi presiden tapi kalau Allah Ta’ala menghendaki jadi presiden maka jadi presidenlah dia” katanya

Menurutnya, kemampuan seseorang itu tidaklah satu-satunya ukuran. Ada orang yang sebenarnya mampu menjadi presiden tapi dia tidak bisa terpilih jadi presiden, begitupun ada orang yang sebenarnya tidak berkemampuan jadi presiden tapi dia bisa terpilih jadi presiden.

Ditanyakan apakah siap menjadi Wakil presiden Jokowi, Yusril mengatakan menyerahkan sepenuhnya kepada beliau.

“Apakah memang merasa perlu ya, ayolah kita berbicara, kita berdiskusi untuk hal itu. Tapi saya sendiri tidak secara hitam putih pengatakan menerima atau menolak. Kita bicara dulu bagaimana baiknya kita melangkah dan muda-mudahan bisa memenangkan pemilihan” ujarnya.

Menurut Yusril, yang paling penting adalah bukan sekedar menang jadi presiden tapi setelah terpilih bagaimana dia bisa menyelesaikan persoalan-persoalan bangsa ini, jangan dia menjadi beban bagi bangsa ini kedepan itu yang utama.

“Calon itu kalau sudah jadi presiden ya begini, dia menjalankan pemerintahan begini, dia mengatasi persoalan begini, dia memecahkan persoalan-persoalan begini caranya, dia membawa bangsa ini melangkah ke depan lebih baik di tengah persaingan global, begitu caranya,” ujar Yusril.

Mantan Penulis Pidato era Prresiden Soeharto ini juga mengatakan bahwa presiden bisa menggandeng orang yang punya kemampuan lebih baik sebagai wakil presiden ataupun sebagai anggota kabinet jika tidak terlalu punya kapasitas intelektual dan pengalaman.

“Kalau memang dia tidak terlalu mampu kapasitas intelektual dan pengalaman kurang dia bisa menggandeng orang-orang yang punya kemampuan lebih baik sebagai wakil presiden maupun sebagai anggota kabinet.” kata Yusril

SUMBER
Follow
Terkoneksi dengan berbagai Sosial Media kami agar tetap terhubung dan mengetahui Informasi terkini.
Jangan Lupa Subscribe YouTube DEMOKRASI News: