
NUSANEWS - Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertemu bupati seluruh Indonesia, untuk menyatukan persepsi antara kebijakan-kebijakan yang ada di pemerintah daerah dengan pusat.
"Kita ingin agar pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten ini betul-betul satu garis lurus," kata Jokowi dalam pertemuan dengan para bupati di Kompleks Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Kamis (5/7).
"Setiap kebijakan-kebijakan yang ada di pemerintah pusat bisa dikerjakan secara sinergi bersama-sama antara pemerintah pusat dan pemerintah kabupaten," imbuhnya.
Acara pertemuan dibagi dalam dua sesi. Sesi pertama dimulai sekitar pukul 09.00 WIB. Untuk tahap pertama, bupati yang hadir ada sebanyak 23 orang dari 30 yang diundang. Sementara sesi kedua berlangsung pada pukul 15.30 WIB.
Dalam kesempatan ini, Jokowi juga menceritakan tentang ketidakpastian perekonomian dunia.
"Kita harus bicara apa adanya. Situasi ekonomi dunia sekarang ini masih betul-betul pada posisi yang sangat sulit. Saya kira bapak ibu semuanya, bupati juga merasakan betapa ketidakpastian ekonomi dunia itu betul-betul sulit dikalkulasi dan sulit dihitung," terangnya.
"Tapi kita patut bersyukur bahwa ekonomi kita masih bisa tumbuh 5% lebih sedikit itu saya kira sudah patut kita syukuri," ungkap Presiden.
SUMBER

