logo
×

Rabu, 07 November 2018

Meski Minta Maaf, Prabowo Tetap Dilaporkan ke Bawaslu

Meski Minta Maaf, Prabowo Tetap Dilaporkan ke Bawaslu

NUSANEWS - Calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto dilaporkan Barisan Advokat Indonesia (BADI) ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) terkait ucapan tampang Boyolali. Prabowo dalam polemik ini sudah menyatakan permintaan maafnya.

Dalam laporannya, BADI menuduh pidato Prabowo mengandung unsur penghinaan dan SARA. Dengan laporan ini diharapkan bisa menjadi pelajaran dalam menyampaikan pernyataan di depan publik.

"Kami melaporkan ini untuk memastikan apakah benar ini adalah sebuah pelanggaran atau bukan, biar ini tidak berlarut. Dan menjadi pelajaran bagi kita semua," kata Ketua Presidium BADI, Andi Syafrani di Bawaslu, Jakarta, Rabu 7 November 2018.

Andi menjelaskan unsur SARA ini dimuat dalam Pasal 280 ayat (1) huruf c UU Pemilu Nomor 7 tahun 2017. Pasal tersebut menyatakan larangan peserta atau tim kampanye menyuarakan penghinaan terhadap seseorang, golongan, agama, ras, serta peserta pemilu lainnya.

Andi juga menolak pembela tim Prabowo yang mengatakan tampang Boyolali hanya candaan biasa yang dilontarkan Prabowo.

"Konten candaan Pak Prabowo yang disampaikan pada saat itu, kami menduga berisi tentang penghinaan yang terkait dengan SARA," ujarnya.

Atas dasar itu, BADI meminta Bawaslu untuk menyikapi laporan yang pihaknya pada hari ini. Sebab, bila dibiarkan, menurutnya akan berdampak pada proses pemilu selanjutnya.

"Kita ingin pemilu berjalan dengan damai, santai, bahkan penuh dengan candaan. Tapi, tentu candaan yang tidak berbau SARA," jelasnya.

Sebelumnya, Prabowo menyampaikan permintaan maaf soal ucapan tampang Boyolali. Permintaan maaf disampaikan Prabowo melalui sebuah video yang diposting oleh Koordinator Jubir Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Dahnil Anzar Simanjuntak, Selasa, 6 November 2018.

"Jadi, dan ya. Tapi, kalau saya, maksud saya tidak negatif. Tapi, kalau ada yang merasa tersinggung, ya saya minta maaf, maksud saya tidak seperti itu," kata Prabowo.


SUMBER
Follow
Terkoneksi dengan berbagai Sosial Media kami agar tetap terhubung dan mengetahui Informasi terkini.
Jangan Lupa Subscribe YouTube DEMOKRASI News: