Demokrasi.co.id Portal Berita Online Indonesia | Berita Terbaru Hari Ini Terkini Terhangat | Nasional Dunia Politik Ekonomi Keuangan Bisnis Hukum Olahraga Kesehatan Headline Peristiwa Selebritis Opini Daerah Jakarta Bogor Depok Tangerang Bekasi Bandung Viral | Liputan Khusus Indonesia Dan Internasional.
NUSANEWS - Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan membeberkan alasan memberi nama rangkaian kereta MRT 'Ratangga'.
Anies mengatakan, nama tersebut diambil dari puisi dalam kitab Arjuna Wijaya dan kitab Sutasoma karya Mpu Tantular. Dalam bahasa Jawa Kuno, Ratangga memiliki arti kereta perang. Maknanya identik dengan ketangguhan, kekuatan dan kejuangan.
Pernyataan itu disampaikan Anies lewat akun Instagramnya. Banyak pihak yang kagum dengan pilihan nama yang diberikan Anies. Karena itu, ada yang menginginkan Anies ikut Pilpres 2024.
"Pak anies dua periode, abis itu jadi presiden 2 periode. ????????????," tulis Riniwidura di kolom komentar dikutip AKURAT.CO pada Selasa (11/12).
Senada dengan Rini, May menilai Anies Baswedan merupakan calon presiden masa depan. Dia menganggap Anies gagah dan cerdas.
"Calon presiden masa depan, gagah, wibawa, alim, cerdas, jenius, #2019gantipresiden," timpal akun @may_angelyfadly.
Sementara itu, akun Instagram @dewitri84 mengaku mendapat pelajaran baru dengan membaca tulisan-tulisan Anies di media sosial.
"Membaca tulisan Bapak, seperti menyusuri kamus bahasa Indonesia, dengan cara yamg menyenangkan. Banyak sekali diksi yang baru saya tahu. Terima kasih Pak @aniesbaswedan," ujar Dewi.
Selain pujian, ada warganet yang menilai bahwa kereta MRT yang diberi nama Anies Ratangga merupakan hasil kerja keras mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).
"Ini adalah proyek pak @basukibtp," tulis Galih.
Untuk diketahui, Proyek MRT mulai dibangun pada 20 Oktober 2013 ketika Jokowi menjabat sebagai Gubernur DKI. Proyek tersebut lalu diteruskan Ahok saat Jokowi memutuskan untuk mengikuti Pilpres 2014. Ahok menjadikan proyek MRT program kerjanya pada masa kampanye Pilkada DKI 2017.