
NUSANEWS - Jenderal TNI (Purn.) Dr. Moeldoko yang merupakan ketua umum Himpunan Kerukunan Pertanian Indonesia (HKTI) mengatakan bahwa pertanian di Indonesia masih memiliki masalah krusial yang perlu di benahi.
"Kita pertama punya permasalahan di tanah, ruas lahan baku menyempit sekarang itu rata 0.2 hektar juta sampai 0.3 hektar juta setelah itu rusak karena penggunaan pestisida berlebihan, buat tanah rusak, tanah jadi keras," pungkas Moeldoko pada acara CEO Forum dan Seminar Outlook 2019 Agrobisnis 4.0, di Jakarta (13/12).
Persoalan kedua menurut moeldoko adalah Kapital atau permodalan, karena saat ini akses permodalan masih minim seperti program Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang banyak belum tersalurkan.
"Kita harus segera membuka akses permodalan, kita KHTI harus punya partner seperti BRI, Mandiri dan sebagainya agar program KUR cepat tersalurkan." ungkapnya.
Masalah selanjutnya adalah petani yang punya mindset tradisional dan tidak pusing menggunakan teknologi pertanian sehingga petani menjadi miskin.
"Petani kita perlu di rubah mindsetnya harus berani jadi kaya, metodenya pake teknologi" pungkasnya.
Sebagai tambahan informasi dalam Global food security index Indonesia masih di angka 65, sedangkan dalam tingkat regional peringkat Indonesia masih berada di angka 12.
SUMBER

