
NUSANEWS - Seorang mahasiswi bernama Sindi Sandora (20) ditemukan tewas di room karaoke usai melayani tamu pelanggannya.
Sindi Sandora ditemukan tak bernyawa dalam room karaoke di sebuah kafe di Jalan M Isa, Kelurahan 8 Ilir, Kecamatan Ilir Timur III, Palembang, Kamis (13/12).
Jenazah Sindi Sandora pertama kali ditemukan oleh pegawai kafe, Feri (23). Awalnya, Feri mengira korban hanya tertidur. Kemudian, saat akan dibangunkan ternyata sudah tidak bernyawa.
Mulut korban mengeluarkan busa. Feri kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek IT II Palembang. Korban pun langsung dilarikan ke rumah sakit untuk keperluan visum.
Kanit Reskrim Polsek IT II Palembang, Ipda Novel membenarkan hal tersebut. Berdasarkan olah TKP, korban diduga kuat meninggal akibat overdosis atau keracunan.
Namun, pihaknya masih melakukan penyelidikan dengan memeriksa saksi dan menunggu hasil visum dokter.
“Kami masih menyelidikinya, tapi untuk dugaan sementara itu keracunan atau overdosis,” katanya saat ditemui di lokasi, Kamis (13/12).
Novel mengatakan, berdasarkan keterangan saksi, korban memang bekerja di kafe tersebut sebagai pemandu karaoke.
“Jadi memang korban ini pemandu dan tinggalnya juga tidak terlalu jauh dari kafe tersebut,” ucapnya seperti dilansir Jawapos.com (grup pojoksatu.id).
Berdasarkan keterangan saksi, Sindi malam itu menemani tamu langganannya. Ia melayani tamunya di room karaoke.
“Tamu itu biasa dipanggil Kuyung Heri. Itu tamu langganan dia,” kata teman korban yang enggan disebutkan namanya.
Sindi adalah warga asli dari Desa Bandu Agung Kecamatan Muara Payang Kabupaten Lahat. Dia ke Palembang untuk kuliah di salah satu perguruan tinggi swasta.
Sindi ngekos di Jalan Pakri dekat Simpang Golf. Sambil kuliah, Sindi nyambi bekerja di sebuah kafe. Tugasnya melayani dan menemani tamu minum-minum di room karaoke.
SUMBER

