logo
×

Senin, 03 Agustus 2020

Fahri Hamzah: Jika Para Saintis Terkurung Di Lab, Maka Yang Tampil Dukun Atau "Prof" Hadi Pranoto

Fahri Hamzah: Jika Para Saintis Terkurung Di Lab, Maka Yang Tampil Dukun Atau "Prof" Hadi Pranoto

DEMOKRASI.CO.ID - Video perbincangan antara penyanyi Anji dengan orang yang diklaim sebagai pakar mikrologi, Hadi Pranoto tengah ramai dipergunjingkan publik.

Pergunjingan itu mulai dari klaim Hadi Pranoto sebagai pakar mikrologi, penemuan obat corona, hingga penghapusan video perbincangan mereka oleh YouTube.

Fenomena ini ikut ditanggapi oleh mantan Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah.

“Pagi, apa kabar Hadi Pranoto?” sapanya kepada warganet sesaat lalu, Senin (3/8).

Menurutnya, para ilmuwan harus mulai bersuara lantang di depan publik dalam menjawab berbagai masalah kesehatan yang muncul. Kehadiran ilmuwan sangat dibutuhkan agar permasalahan ini tidak diambil alih orang-orang yang tidak kompeten.

“Di negeri yang para saintis terkurung di ruang lab tanpa juru bicara, maka yang akan tampil menjawab persoalan adalah dukun, atau “prof” Hadi Pranoto,” ujarnya.

Dia turut bertanya-tanya, sebenarnya apa yang dilakukan para ilmuwan di dalam laboratorium. Ini karena tidak ada kabar yang muncul atas kinerja mereka.

Publik lantas dikejutkan oleh berita mengenai impor vaksin dari China yang butuh uji klinis tahap III. Seketika itu mereka seolah bergembira bahwa vaksin telah datang.

“Lah, kirain lagi bikin sendiri diam-diam ternyata nggak ngapa-ngapain. Lalu muncullah harapan palsu dari mana-mana,” sambung wakil ketua umum Partai Gelora itu.

Dia pun meminta agar para saintis segera memerintahkan kepada jurubicara mereka untuk berbicara. Khususnya tentang progres apa yang sudah dicapai dalam menjawab tantangan pandemik ini.

Bangsa ini ingin mendengar. Apa semua pada kapok dengan kasus vaksin flu burung dulu?” tanyanya.

“Ilmuan harus bersatu dan berada di depan. Jangan biarkan politisi mendominasi percakapan soal pandemik ini!” tutup Fahri Hamzah. (Rmol)
Follow
Terkoneksi dengan berbagai Sosial Media kami agar tetap terhubung dan mengetahui Informasi terkini.
Jangan Lupa Subscribe YouTube DEMOKRASI News: