logo
×

Senin, 26 Oktober 2020

Viral! Aksi Anggota TNI AD di Sumedang yang Rela Menyelam ke Gorong-gorong Demi Bersihkan Sampah, Begini Ceritanya

 Viral! Aksi Anggota TNI AD di Sumedang yang Rela Menyelam ke Gorong-gorong Demi Bersihkan Sampah, Begini Ceritanya

 


DEMOKRASI.CO.ID - Serka Erik Krisyana, seorang prajurit TNI AD yang tengah menjadi perbincangan warganet. Pasalnya, ia melakukan aksi heroiknya dengan cara menyelam sedalam 4 meter untuk membersihkan sampah menyumbat di gorong-gorong, di Jalan Parakanmuncang, Desa Sindanggalih, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

Aksi heroik tak biasa Serka Erik tersebut dilakukan pada Jumat 23 September 2020. Saat itu, ia tengah berpatroli bersama 6 Anggota Satgas Subsektor Sektor 21 Citarum Harum da menemukan adanya gorong-gorong yang tersumbat akibat tumpukan sampah.

“Kami spontan menyelam gorong-gorong itu, karena kami merasa tanggung jawab dengan kondisi jalan yang saat itu tergenang air,” ucap Erik Krisyana ditemui Notif di Cimanggung, Senin 26 Oktober 2020.

Dikatakan Erik, aksinya tersebut berawal saat dirinya bersama keenam anggota TNI lainnya pulang kegiatan di Desa Sukadana. Namun, lanjut Erik, saat di perjalanan terlihat ada genangan air dan melihat warga yang tengah membersihkan sampah di selokan anak Sungai Cimande.

“Saat itu, airnya meluap dan menggenangi ruas jalan. Sehingga kami spontan turun dan menyelam ke dalam selokan yang saat itu tersumbat sampah,” kata dia.

Menurut Erik, kedalaman selokan tersebut mencapai 4 meter sampai dasar selokan, dan kondisi saluran airnya tersumbat karena kecil.

“Pembersihan sampah itu dilakukan sekitar pukul 14.30 WIB hingga pukul 16.30 WIB. Saya menyelam sebanyak 5 kali, dalam sekali menyelam waktunya hanya 30 detik, dan itupun saya bergantian dengan anggota TNI lainnya,” tuturnya.

Kondisi selokan tersebut, ujar dia, aliran airnya tidak mengalir lancar. Sebab, lanjut Erik, selokan tersebut ada penyempitan lantaran ada beton dan penyumbatan sampah.

“Dari hulunya airnya besar, tetapi di lokasi tersebut ada penyumbatan. Jadi airnya tidak sampai mengalir ke sungai Cimande, tetapi malah meluap ke jalan,” kata dia.

Ditambahkan Erik, saat dirinya bersama anggota TNI lainnya menyelam ke dalam drainase tersebut diketahui banyak sampah rumah tangga seperti plastik, bambu, dan sampah rumah tangga lainnya yang menutupi akses saluaran air tersebut.

“Sampahnya banyak sekali, hampir sakitar 5 kwintal lebih sampah yang diangkut ke permukaan jalan,” kata Erik.

Lebih lanjut Erik menuturkan, saat menyelami selokan tersebut sama sekali dirinya tidak melakukan persiapan.”Tidak ada persiapan sama sekali, hal tersebut dilakukan spontan, karena melihat selokan tersebut harus diselami karena ingin saluaran airya lancar,” pungkasnya.

Artikel Asli

Komentar Pembaca

loading...