logo
×

Jumat, 13 November 2020

Astaga! Media Australia Sebut HRS sebagai Buronan Porno

Astaga! Media Australia Sebut HRS sebagai Buronan Porno

DEMOKRASI.CO.ID - Salah satu media berita online dari negara Australia memberitakan Imam Besar Front Pembela Islam (IB FPI), Habib Rizieq Shihab (HRS) sebagai buronan porno, pada Kamis 12 November 2020 kemarin.

Media berita onlie The Autralian memberi judul dalam laman beritanya `Porn fugitive Rizieq Shihab returns to launch Indonesian ‘moral revolution`

Isi tulisan dalam media tersebut mengatakan Habib Rizieq shihab (HRS) melarikan diri dari Indoensia dan dikenakan serangkaian tuntutan pidana termasuk penyebaran gambar-gambar porno.

"Lebih dari tiga tahun setelah dia melarikan diri dari Indonesia dan serangkaian tuntutan pidana, termasuk salah satu penyebaran gambar-gambar porno, pemimpin Islamis terkenal Rizieq Shihab telah kembali sambutan pahlawan yang gembira untuk mendeklarasikan "revolusi moral" di negara Muslim paling populis di dunia." dikutip dari theaustralian Kamis 12 November 2020

Media tersebut juga menulis ribuan pendukung Habib Rizieq Shihab tidak peduli dengan aturan kesehatan dan menyebut Habib Rizieq terkenal karena memimpin kampanye penistaan terhadap mantan gubernur Jakarta Ahok.

"Pada hari Selasa, ribuan pendukung berpakaian putih berbaris di jalan bebas hambatan bandara Jakarta dan memenuhi terminal internasional tanpa peduli dengan aturan COVID-19 untuk menyambut ulama konservatif yang terkenal karena memimpin kampanye penistaan terhadap mantan gubernur Jakarta yang beretnis-Tionghoa, Basuki Tjahaha “Ahok”. Purnama yang akhirnya dipenjara pada 2017"

The Australian adalah sebuah surat kabar berasal dari Australia yang berdiri sejak 14 Juli 1964.

Sebelumnya Habib Rizieq Shihab tiba di Indonesia menggunakan pesawat Saudi Airlines mendarat pukul 08.37 WIB, di bandara Sokarno-Hatta, pada Selasa 10 November 2020. Ramai masyarakat yang menyambut kepulangan Habib Rizieq Shihab dari Arab Saudi.

Artikel Asli

Follow
Terkoneksi dengan berbagai Sosial Media kami agar tetap terhubung dan mengetahui Informasi terkini.
Jangan Lupa Subscribe YouTube DEMOKRASI News: