logo
×

Minggu, 07 Maret 2021

Bagi Gede Pasek, ‘Benci Produk Impor’ Sebatas Bahasa Hentakan Dari Jokowi

Bagi Gede Pasek, ‘Benci Produk Impor’ Sebatas Bahasa Hentakan Dari Jokowi

DEMOKRASI.CO.ID - Publik harus mampu memahami sebuah diksi secara utuh. Khususnya dalam mengartikan ajakan Presiden Joko Widodo untuk membenci produk impor.

Begitu tegas politisi Partai Hanura I Gede Pasek Suardika mengomentari polemik pernyataan Presiden Jokowi. Menurutnya, ajakan membenci produk asing itu sebatas hentakan agar semua mendengar arahan yang disampaikan.

“Bahasa hentakan itu. Agar semua lebih mendengar ajakan tersebut," kata Pasek kepada wartawan, Minggu (7/3).

Pasek menambahkan, asing itu bisa menjadi bahasa kiasan untuk membeli produk yang memang kita ketahui dan butuhkan. Sebab, lanjut dia, sesuatu yang asing itu memiliki makna yang lebih luas.

"Narasi begitu kan sekadar cara dan itu pernah sukses di Korea Selatan ketika warga negaranya alergi dengan produk Jepang dan memilih produk sendiri. Hasilnya sangat dahsyat bagaimana industri Korea Selatan berkembang pesat karena pasar konsumennya kuat," katanya.

Gede Pasek menjelaskan bahwa saat ini pemerintah mempunyai pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Yakni menjembatani gairah konsumen dengan kualitas produsen agar benar-benar menjadi kebanggaan. Dia pun menilai ajakan Presiden Jokowi itu bertujuan baik.

"Iya jelas tujuannya baik dengan gaya diksi menghentak. Jangan dibaca dengan mentahan begitu maknanya," tutupnya.[rmol]

loading...