logo
×

Kamis, 23 Juni 2022

Heboh! Pengasuh Ponpes di Banyuwangi Diduga Cabuli 6 Santri, Pelaku Politikus Parpol

Heboh! Pengasuh Ponpes di Banyuwangi Diduga Cabuli 6 Santri, Pelaku Politikus Parpol

DEMOKRASI.CO.ID - Pemilik ponpes di Banyuwangi, FZ, yang diduga mencabuli santrinya ternyata seorang politikus. Dia pernah menjabat anggota DPRD Provinsi Jawa Timur (Jatim) periode 2015-2019. Sebelum melenggang ke DPRD provinsi Jawa Timur, dia juga pernah menjadi anggota DPRD Banyuwangi selama dua periode.  

Saat menjadi wakil rakyat di DPRD Provinsi, FZ adalah ketua salah satu partai politik di Kabupaten Banyuwangi hingga tahun 2022. Saat pemilu 2019 lalu, FZ sempat mengadu nasib maju menjadi caleg DPR RI, tapi tidak lolos ke Senayan.

"Yang bersangkutan ini memang politikus, dikenal juga sebagai pemilik pondok pesantren,” kata salah satu politisi di Banyuwangi yang enggan disebutkan namanya, Kamis (23/6/2022) siang.

Ponpes yang dipimpin FZ terbilang besar. Memiliki pendidikan formal SMK hingga Perguruan Tinggi. Jumlah santrinya lumayan banyak. Bangunan SMK dan Perguruan Tinggi ini berada dalam satu lokasi ponpes. Laporan pencabulan ini cukup mengagetkan berbagai kalangan di Banyuwangi. Terutama, orang tua para korban. 

"Sangat tidak menduga, para santri menjadi korban pencabulan ini. Mereka juga trauma," kata Priyo, salah satu kerabat korban.

FZ dilaporkan ke Polresta Banyuwangi setelah belasan santri mengaku menjadi korban pencabulan. Sedikitnya, 6 orang santri melaporkan peristiwa itu. Dari jumlah ini, dua diantaranya mengaku disetubuhi korban di bawah ancaman. Satu orang lagi, santri laki-laki juga menjadi korban pencabulan. Sayangnya, FZ belum bisa dikonfirmasi. Nomor teleponnya tidak aktif.

Kasus ini ditangani Unit Remaja Anak dan Wanita (Renakta) Polresta Banyuwangi. Penyidik sudah mengantongi hasil visum para korban. 

"Kita sudah layangkan juga pemanggilan ke terlapor. Minggu depan akan dilakukan pemeriksaan," kata Kasat Reskrim Polresta Banyuwangi, Kompol Sobarna Praja. [tvonenews]

Follow
Terkoneksi dengan berbagai Sosial Media kami agar tetap terhubung dan mengetahui Informasi terkini.
Jangan Lupa Subscribe YouTube DEMOKRASI News: