logo
×

Rabu, 18 Januari 2023

Heboh Bentrokan TKA dan TKI di PT GNI, Denny Siregar Sebar Video Jokowi Lagi Marah-marah: Biar Pada Panasss..

Heboh Bentrokan TKA dan TKI di PT GNI, Denny Siregar Sebar Video Jokowi Lagi Marah-marah: Biar Pada Panasss..

DEMOKRASI.CO.ID - Pegiat media sosial, Denny Siregar, membagikan sebuah video yang memperlihatkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) tengah marah-marah saat menjelaskan soal jumlah tenaga kerja asing (TKA) dan tenaga kerja Indonesia (TKI).

Dalam video berdurasi sekitar 1,5 menit yang diunggah Denny tersebut, Jokowi menyinggung soal isu yang menyebut bahwa TKA dari Cina yang bekerja di Indonesia mencapai lebih dari 10 juta orang.

Namun, saat dirinya mengecek ke imigrasi, ternyata TKA di Indonesia hanya ada 80.000. Jumlah tersebut sangat kecil jika dibandingkan dengan negara lain.

“Urusan juga, urusan tenaga kerja, TKA asing, Pak Jokowi itu anti asing katanya karena banyak TKA dari Cina yang katanya bekerja di sini. Katanya 10 juta lebih (jumlah TKA-nya). Saya langsung cek imigrasi ‘coba saya cek’,” ucap Jokowi yang terlihat sedikit emosi.

Ia melanjutkan, “Ternyata TKA yang kerja di Indonesia itu hanya kira-kira 80.000, yang dari Tiongkok itu 24.000. Kalau saya cek, datanya ada, bukan isu. Kemudian saya bandingkan negara lain, coba kita bandingkan dengan negara lain.”

Setelah itu, ia memperlihatkan persentase jumlah TKA yang ada di negara lain. Ia menyebut TKI justru banyak yang bekerja di luar sehingga jika bicara soal antek-antekan, maka negara-negara tersebut merupakan antek Indonesia.

Jokowi menjelaskan, “Ini tenaga kerja asing yang ada di Uni Emirate Arab 80 persen. Arab Saudi tenaga kerja asingnya 33 persen, yang paling banyak dari Indonesia itu. Di Brunei, (TKA) 32 persen. Kita ini satu persen aja enggak ada, satu persen aja enggak ada, adanya 0,03 persen.”

“Kok ributnya kayak diserbu. Enggak ada karena memang betul-betul kita rem, kita batasi (jumlah TKA). Justru orang kita yang kerja di Cina itu ada 80.000, di Cina saja. Di Taiwan (TKI) 200.000, di Hong Kong 160.000. Jadi total berapa? 440.000. Berarti orang sana itu antek Indonesia kalau (ngomong) antek-antekan,” sambungnya.

Saat mengunggah video Jokowi tersebut, Denny sendiri mengaku ingin membuat suasana semakin panas, terlebih saat ini sedang ramai soal bentrokan antara TKA dan TKI PT GNI yang menyebabkan korban jiwa.

“Upload ah... biar pada panasss,” ujarnya dikutip Populis.id dari cuitan akun @Dennysiregar7 yang diunggah pada Selasa (17/1/2023).

Saat ditelusuri, rekaman Jokowi tersebut merupakan video lawas saat ia menepis tudingan bahwa dirinya merupakan antek asing. Ia menyampaikan hal itu dalam sebuah acara yang digelar di GOR Maulana Yusuf, Serang, Banten, pada Sabtu (3/11/2018) silam.

Sebagai informasi, saat ini tengah ramai soal bentrokan maut antara TKA dan TKI perusahaan tambang nikel PT Gunbuster Nickel Industri (GNI) di Morowali Utara, Sulawesi Tengah (Sulteng) pada Sabtu (14/1/2023).

Pihak PT GNI sendiri menjelaskan kalau bentrokan berawal dari aksi demonstrasi oleh beberapa oknum yang akhirnya menimbulkan kejadian anarkis. Unjuk rasa itu dilakukan para pekerja untuk menuntut perusahaan terkait ketenagakerjaan, mulai dari keselamatan dalam bekerja hingga kesejahteraan karyawan.

Sementara itu, pihak kepolisian mengatakan bentrokan diawali dari provokasi yang muncul karena ada ajakan mogok kerja dan ada beberapa peristiwa terkait masalah industrial yang saat itu sedang dirundingkan.

Setelah itu, muncul unggahan viral yang seolah-olah menyebut ada pemukulan TKA terhadap TKI sehingga memunculkan pengaruh provokasi dan mengakibatkan terjadinya penyerangan. 

Akibat bentrokan tersebut, banyak pendapat pro dan kontra, bahkan ada yang meminta Jokowi untuk mengusir TKA Cina.[populis]

Follow
Terkoneksi dengan berbagai Sosial Media kami agar tetap terhubung dan mengetahui Informasi terkini.
Jangan Lupa Subscribe YouTube DEMOKRASI News: