logo
×

Rabu, 01 Februari 2023

Baru Juga Deklarasi Anies Baswedan, PKS Langsung Disentil Soal Kelompok Radikal: Biadab!

Baru Juga Deklarasi Anies Baswedan, PKS Langsung Disentil Soal Kelompok Radikal: Biadab!

DEMOKRASI.CO.ID - Pegiat media sosial Jhon Sitorus menyinggung keputusan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang mendukung Anies Baswedan sebagai calon presiden (Capres) 2024.

Menurut dia, dukungan PKS kepada Anies Baswedan membuat kelompok radikal secara pasti telah memiliki kuda tunggangan, ia juga mengaku bukan bagian dari pengusung politik identitas.

"Terima kasih karena sudah memastikan bahwa kelompok radikal sudah memiliki kuda tunggangan," ucap Jhon Sitorus dikutip dari Twitter @Miduk17, Rabu (1/2/2023).

"Kami sekaligus memastikan bahwa kami bukan bagian dari pengusung politik identitas, mendidik rakyat dengan cara beradab, bukan cara biadab," tegasnya.

Diketahui sebelumnya PKS memecah kebuntuan soal peluang Anies Baswedan untuk mencalonkan diri sebagai presiden 2024. 

PKS menyusul NasDem dan Partai Demokrat yang sudah lebih dulu menegaskan mendukung pencapresan Anies melalui Koalisi Perubahan.

Kepastian itu diperoleh usai Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Sohibul Iman dan perwakilan atau utusan tim kecil Sudirman Said melakukan lawatan ke Istanbul, Turki. Lawatan itu untuk dilakukan pada Jumat (27/1) usai NasDem, PKS, dan Demokrat berkumpul di kediaman Anies.

Adapun kepergian Sohibul dan Sudirman ke Istanbul itu guna menyambangi Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf dan Presiden PKS Ahmad Syaikhu untuk berkonsultasi terkait dukungan untuk Anies. Hasilnya ada dua poin yang dibawa keduanya sesampainya di tanah air pada Senin malam.

"Pertama, sebagaimana yang ditunjukkan dalam tim kecil koalisi partai-partai pendukung Anies Rasyid Baswedan, PKS konsisten menjadi bagian dari partai-partai pengusung Anies Rasyid Baswedan tersebut di Pilpres 2024 sehingga koalisi ini memenuhi presidential threshold 20 persen," kata Sohibul di kawasan Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Senin (30/1).[populis]

Follow
Terkoneksi dengan berbagai Sosial Media kami agar tetap terhubung dan mengetahui Informasi terkini.
Jangan Lupa Subscribe YouTube DEMOKRASI News: