logo
×

Minggu, 26 Februari 2023

Dianiaya Mario Dandy Sampai Koma, David Alami Diffuse Axonal Injury, Salah Satu Cedera Otak Paling Bahaya, Apa Itu?

Dianiaya Mario Dandy Sampai Koma, David Alami Diffuse Axonal Injury, Salah Satu Cedera Otak Paling Bahaya, Apa Itu?

DEMOKRASAI.CO.ID - Anak petinggi GP Ansor Jonathan Latumahina, David, dikabarkan mengalami diffuse axonal injury (DAI) akibat penganiayaan yang diduga dilakukan oleh Mario Dandy Satriyo beberapa hari yang lalu hingga menyebabkanya mengalami koma.

Dilansir Populis.id dari Heathline, diffuse axonal injury merupakan bentuk cedera traumatis yang terjadi ketika otak dengan cepat bergeser di dalam tengkorak ketika terjadi cedera. Serat penghubung panjang di otak yang disebut akson terpotong saat otak berakselerasi dan melambat dengan cepat di dalam tulang keras tengkorak.

DAI disebut sebagai cedera otak yang tidak menyebabkan pendarahan tetapi merusak sel-sel otak sehingga bisa membuatnya tidak dapat berfungsi. Cedera itu juga dapat menyebabkan pembengkakan dan lebih banyak kerusakan.

Orang yang menderita DAI biasanya mengalami koma. DAI sendiri menjadi salah satu cedera otak traumatis yang paling umum sekaligus yang paling berbahaya karena bisa menyebabkan kerusakan permanen bahkan kematian.

Apa saja gejalanya?

Gejala umum DAI adalah kehilangan kesadaran, biasanya berlangsung selama enam jam atau lebih. Jika mengalami DAI ringan, maka penderitanya mungkin akan tetap sadar, tapi menunjukkan tanda-tanda kerusakan otak.

Gejala orang yang menderita DAI sangat bervariasi karena bergantung pada area otak mana yang rusak. Contohnya seperti disorientasi atau kebingungan, sakit kepala, mual atau muntah, mengantuk atau kelelahan, kesulitan tidur, tidur lebih lama dari biasanya, kehilangan keseimbangan atau pusing.

Bagaimana pengobatannya?

Tindakan segera yang diperlukan penderita DAI adalah mengurangi pembengkakan di dalam otak karena hal itu bisa menyebabkan kerusakan lebih lanjut. Dalam kasus tertentu, rangkaian steroid akan diberikan untuk mengurangi pembengkakan.

Tidak ada operasi yang tersedia untuk orang yang mengalami DAI. Jika cederanya parah, ada kemungkinan keadaan vegetatif atau bahkan kematian. Namun jika DAI ringan hingga sedang, rehabilitasi dapat dilakukan.

Program pemulihan akan tergantung pada individu itu sendiri, termasuk terapi berbicara, terapi fisik, terapi rekreasi, terapi yang berhubungan dengan pekerjaan, pelatihan peralatan adaptif, dan konseling.

Sementara itu, Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani, yang sempat menjenguk David kemarin mengungkap bahwa keadaan David lebih baik dibanding hari pertama perawatannya.

Ia menyampaikan, “Kami melihat kondisi David, dan mendapat penjelasan dokter ICU mengenai perkembangan kesehatan David. Dokter menyampaikan keadaan David yang lebih baik dibanding hari pertama perawatan, yang memberikan harapan. Namun proses observasi perkembangan dan perawatan David masih panjang.”

“Kita semua mendoakan secara tulus dan khusyuk untuk pemulihan dan kesembuhan David. Ya Allah, Engkaulah Maha Penyembuh, sembuhkanlah David atas kehendak dan kuasa-Mu,” sambung Sri Mulyani melalui akun Instagramnya pada Sabtu (25/2/2023).[populis]

Follow
Terkoneksi dengan berbagai Sosial Media kami agar tetap terhubung dan mengetahui Informasi terkini.
Jangan Lupa Subscribe YouTube DEMOKRASI News: