
NBCIndonesia.com - Kunjungan Presiden Joko Widodo ke Amerika Serikat menjadi bukti bahwa Jokowi sudah tidak memperdulikan rakyat, yang terkena asap akibat kebakaran hutan. Mantan Wali Kota Solo itu ngotot pergi ke AS di tengah desakan warga agar Jokowi lebih urgent mengurusi masalah asap di dalam negeri.
Pernyataan keras itu dilontarkan pengamat politik Muhammad Huda, dalam pernyataannya kepada intelijen (26/10). “Kunjungan Presiden Jokowi ke AS itu bukan kunjungan kenegaraan, tetapi hanya official visit. Padahal, sebagai presiden, Jokowi harusnya lebih memikirkan kasus asap di dalam negeri,” tegas Huda.
Kata Huda, dalam kondisi ekonomi negara yang tidak stabil, Presiden Jokowi justru pergi ke AS dengan alasan untuk menarik investor. “Investor AS itu sudah tahu karakter Jokowi yang hanya mementingkan investor Cina. Kunjungan ke AS akan sia-sia saja,” ungkap Huda.
Selain itu, kata Huda, kunjungan Presiden Jokowi di saat kondisi dalam negeri darurat asap membuat citra Jokowi semakin buruk di dunia internasional. “Para pemimpin dunia seperti Korea menunda kunjungan ke AS saat negara terkena wabah Mers,” papar Huda membandingkan dengan sikap Jokowi.
Huda juga mencatat, bahwa Pemerintah AS tidak menyediakan karpet merah buat Presiden Jokowi saat turun dari pesawat kepresidenan. “Foto yang beredar justru pihak Indonesia yang memasang karpet merah bukan dari AS,” pungkas Huda.(itj)

