logo
×

Senin, 21 Maret 2016

Mantan Panglima TNI Kecewa, Kapal Asing Illegal Fishing Ditenggelamkan, Mengapa?

Mantan Panglima TNI Kecewa, Kapal Asing Illegal Fishing Ditenggelamkan, Mengapa?

NBCindonesia.com - Panglima TNI 2002-2006, Jenderal (purn) Endriartono Sutarto angkat bicara soal penenggelaman kapal asing illegal fishing di era Pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla.

Menurut Endriartono, kapal asing illegal fishing seharusnya diserahkan kepada nelayan. “Kalau saja kapal asing illegal fishing itu diserahkan kepada nelayan, berapa ribu keluarga nelayan hidupnya terbantu,” jelas Endriartono di akun Twitter @endrisutarto.

Pernyataan Endriartono itu menanggapi pernyataan petinggi LP3ES, Rustam Ibrahim, di akun Twitter @RustamIbrahim. Sebelumnya ‏@RustamIbrahim menulis: “Mungkin saya salah, tapi rasa2nya baru di masa pemerintahan @jokowi ratusan kapal asing illegal fishing ditenggelamkan.”

Menanggapi penegasan Endriartono, loyalis Joko Widodo itu menyatakan, bahwa penenggelaman kapal bagian dari shock therapy. “Mungkin awal2nya sbg shock therapy. Ke depan perlu dipertimbangkan, terutama dari aspek hukum nasional/internasional,” tulis ‏@RustamIbrahim.

Diberitakan sebelumnya, Senin (14/03), kapal asing asal Norwegia, FV Viking akhirnya ditenggelamkan di Pantai Timur Pangandaran, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.

Kapal penangkap ikan berbendera Nigeria itu diketahui sudah menjadi buronan Norwegia, negara di Eropa yang memproduksi kapal tersebut. Status buronan tersebut ditetapkan Norwegia sejak 2013, atau sejak kapal tersebut diketahui melakukan aksi illegal fishing.

Jauh sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti berjanji akan menenggelamkan kapal FV Viking.(it)
Follow
Terkoneksi dengan berbagai Sosial Media kami agar tetap terhubung dan mengetahui Informasi terkini.
Jangan Lupa Subscribe YouTube DEMOKRASI News: