
NBCIndonesia.com - Ketua DPP Nasional Demokrat (Nasdem) Irma Suryani Chaniago menyesalkan pernyataan salah satu kader PDIP yang menuding Nasdem telah terima mahar dari Ahok.
Menurutnya, tudingan tersebut sangat tidak masuk akal dan terlalu mengada-ada.
“Andreas Hugo Pereira sudah keterlaluan, tudingan yang beliau sampaikan pada salah satu media adalah fitnah tidak berdasar. Heran saya, sesama partai koalisi kok kasar sekali agitasi politiknya, Partai oposisi saja bicara dengan elegan, kok beliau seperti ini bicaranya,” ketus anggota Komisi IX DPR RI ini saat dihubungi TeropongSenayan di Jakarta, Rabu (23/03/2016).
Harusnya sebagai politisi beliau tidak asbun dan bicara tidak dengan data, imbuh dia.
“Kasihan sekali Partai besar dan partai pemenang kok seperti ketakutan dan paranoid. Jika mau dukung Ahok ayo dukung bersama, jika punya jago sendiri, ayo tanding secara sehat dan fair, nggak perlu tuding sana sini,” sindir dia.
Lebih lanjut Irma mengatakan bahwa ia menduga pernyataan yang dilontarkan salah satu kader PDIP tersebut karena tidak suka dengan langkah dan sikap partai Nasdem terkait pilkada ini.
“Posisi nasdem sebagai partai politik dengan gerakan perubahan yang tidak meminta mahar pada calon bupati/ walikota, gubernur dan Presiden mungkin bikin tidak nyaman,” sindir dia.
“Tapi haruskah kita terus-terusan membebani bangsa ini dengan perilaku-perilaku yang koruptif kelak jika mereka terpilih karena mau tidak mau pasti mereka akan mencari pengganti uang mahar yang telah mereka keluarkan,” tandas dia.(it)

