
NBCIndonesia.com - Mantan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono akhirnya buka suara terkait “festivalisasi” yang dilkaukan Presiden Joko Widodo di Wisma Atlet Hambalang. “Sejumlah pihak tak senang dengan ‘SBY Tour de Java; bahkan katanya safari tsb dihancurkan Presiden Jokowi yg datang ke Hambalang. *SBY*,” tulis SBY di akun Twitter @SBYudhoyono.
Menurut SBY, alasan terhentinya pembangunan Proyek Hambalang sangat jelas dan bisa dipertanggungjawabkan. “Alasan terhentinya pembangunan proyek Hambalang (Pak Jokowi bilang “mangkrak”) sangat jelas & bisa dipertanggungjawabkan. *SBY*,” tegas @SBYudhoyono.
@SBYudhoyono menulis: “Jika ada yg bilang Pak Jokowi hancurkan Tour de Java SBY, saya tak percaya. Mengapa saya bertemu kader & rakyat mau dihancurkan? *SBY*”
Sebelumnya, pengamat politik Ahmad Yazid menilai, kunjungan Presiden Joko Widodo ke kompleks wisma atlet Hambalang, Bogor, merupakan bentuk perlawanan Jokowi terhadap mantan presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Jokowi ingin menunjukkan kepada publik bahwa proyek era SBY berantakan.
“Jokowi juga ingin menunjukkan pada publik bahwa dirinya itu presiden dan SBY pun bisa punya masalah kasus Hambalang,” ungkap Yazid kepada intelijen (15/03).
Kata Yazid, kasus Hambalang ini menjadi festivalisasi Jokowi di hadapan para wartawan. “Padahal laporan dari Menpora dan informasi di internet sudah cukup. Namun, karena Jokowi ingin pencitraan, kasus ini dimanfaatkan untuk menyerang SBY dengan mendatangi Hambalang,” ungkap Yazid.
Yazid mengatakan, hubungan Jokowi dan SBY akan semakin renggang dengan cara mantan Gubernur DKI Jakarta itu menjawab kritikan Ketua Umum Partai Demokrat itu. “Anggota Fraksi dan simpatisan Partai Demokrat akan semakin kritis ke Jokowi,” papar Yazid.
Pada Jumat (18/03), Presiden Jokowi mengunjungi kompleks wisma atlet Hambangan. Presiden Jokowi didampingi Menpora Imam Nahrawi, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono, dan Jubir Presiden Johan Budi SP.(it)

