logo
×

Jumat, 29 April 2016

Diduga Hina Menpora, Mahasiswa Samarinda diadukan ke Mabes Polri

Diduga Hina Menpora, Mahasiswa Samarinda diadukan ke Mabes Polri

NBCIndonesia.com -  Bayu Purnomo, seorang mahasiswa semester VI Fakultas Sosial Politik Program Studi Hubungan Internasional di Universitas Mulawarman, Samarinda, Kalimantan Timur, harus berurusan dengan polisi. Dia dilaporkan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi karena diduga menghinanya di media sosial Twitter.

Pada Rabu (27/4) lalu, tiga anggota Bareskrim Mabes Polri mendatangi kampus Bayu. Mereka menemui Bayu, pemilik akun @bayu26061995.

"Polisi dari Mabes Polri memang datang ke kampus menemui saya. Lebih kepada upaya klarifikasi, apakah benar punya akun Twitter itu dan menuliskan itu. Dia (Bayu Purnomo) memang punya akun itu, mengakui pernah menuliskan seperti yang beredar itu," kata Ketua Program Studi Hubungan Internasional, Enny Fathurachmi, kepada merdeka.com, Jumat (29/4).

Enny mengatakan, saat itu Bayu mengaku menyesal dan akhirnya menutup akunnya.

"Kepolisian berkeputusan akan membawanya ke Jakarta, untuk mengklarifikasi laporan itu di hadapan Menpora. Tentu kami sampaikan dulu ke orang tuanya, dalam hal ini ibu kandung Bayu. Karena kan tidak mungkin langsung dibawa begitu saja," ujar Enny.

"Bayu waktu itu agak menolak dibawa ke Jakarta, karena dia lebih memilih ke kuliahnya. Setelah kita beri pemahaman agar ini dijalani dulu, akhirnya dia mau dibawa ke Jakarta didampingi ibunya," lanjut Enny.

Pagi tadi, Enny mendapatkan kabar Bayu dibebaskan, setelah dipertemukan dengan Menpora Imam pada Kamis (28/4) malam kemarin.

"Ibu Bayu kemudian menemui Pak Menpora, meminta maaf. Bayu juga menuliskan pernyataan, berjanji tidak akan mengulanginya lagi. Tadi pagi, ibu kanit yang sebelumnya menemui saya mengabarkan bahwa tidak ada penahanan, tidak ada penangkapan. Bahkan Bayu sekarang berada di hotel bersama dengan ibunya. Sekarang menunggu proses administrasi, kalau selesai sore ini, sudah bisa pulang. Atau paling lambat pulang Sabtu (30/4) besok," papar Enny. (mdk)
Follow
Terkoneksi dengan berbagai Sosial Media kami agar tetap terhubung dan mengetahui Informasi terkini.
Jangan Lupa Subscribe YouTube DEMOKRASI News: