logo
×

Selasa, 13 September 2016

Survei: Tingkat Kepercayaan dan Kepuasaan Rakyat ke Ahok Semakin Turun

Survei: Tingkat Kepercayaan dan Kepuasaan Rakyat ke Ahok Semakin Turun

Nusanews.com - Menjelang pendaftaran pilgub DKI Jakarta, tren kepercayaan kepada calon petahana Basuki Tjahaja Poernama alias Ahok semakin menurun.

Hal itu diungkapkan dalam survei yang dilakukan oleh Lembaga Survei Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia (KedaiKopi) bahwa 82,8% publik Jakarta yakin calon selain Ahok akan bisa Menang

"Dari 400 responden 82,8% berpendapat demikian, ini meningkat dari hasil survei Agustus lalu yang hanya berada diangka 74%," kata juru bicara Kedai Kopi Hendri Satrio, kepada TeropongSenayan, Jakarta, Senin (12/9/2016).

Lanjutnya, tren penurunan juga terjadi pada tingkat kepuasan publik pada kinerja pemerintahan Ahok-Djarot di Jakarta yang turun‎ tipis ke level 67,3% setelah sebelumnya berada di level 70%.

Kepuasan ini juga berimbas pada elektabilitas petahana yang menempati posisi terendah sejak awal 2016.

"Elektabilitas Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) saat ini tercatat di 41,6%, Tri Rismaharini naik menjadi 30%, Rizal Ramli naik menjadi 8% mengungguli Sandiaga Uno yang hanya 7% dan Budi Waseso turun menjadi 1,3%," ungkapnya.

Menurut pengamat politik Universitas Paramadina itu, publik berpendapat bahwa faktor yang dapat membuat Ahok‎ kalah adalah ada calon alternatif yang kuat 40,3%, petahana tersandung kasus hukum 23%, bila hanya ada 2 pasang calon 8,8%, bila dukungan parpol berkurang 8,5% dan faktor bila ada koalisi PDIP-Gerindra 6,3%.

"Saat ditanya siapa dari tokoh yang paling berpeluang mengalahkan Ahok, responden menjawab ‎Tri Rismaharini (56,5%), Rizal Ramli (15,5%), Sandiaga Uno (8,3%) dan Budi Waseso (2%). Ini juga merupakan alarm bagi Sandi yang namanya mulai disaingi dan dilewati Rizal Ramli," jelasnya.

Survei dilaksanakan 2-5 September 2016 dengan metode wawancara tatap muka. Ada 400 responden yang terlibat pada survei ini tersebar proposional di 40 kelurahan di 6 Kabupaten/Kota di DKI Jakarta. Pemilihan sampel menggunakan metode sampel ‎acak bertingkat dengan margin of error (MOE) sebesar +/- 4,9% pada tingkat kepercayaan 95%. (ts)
Follow
Terkoneksi dengan berbagai Sosial Media kami agar tetap terhubung dan mengetahui Informasi terkini.
Jangan Lupa Subscribe YouTube DEMOKRASI News: