logo
×

Jumat, 04 November 2016

Mahasiswa: Jangan Kedepankan Isu Kebencian SARA Dalam Berpolitik

Mahasiswa: Jangan Kedepankan Isu Kebencian SARA Dalam Berpolitik

Nusanews.com - Aliansi Mahasiswa Republik Indonesia (AMRI) merasa prihatin dan cemas atas hajatan Pilkada DKI Jakarta 2017 yang rentan ditunggangi oleh kepentingan politik yang memecah-belah persatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Sebagai generasi muda yang berkepentingan menjaga kelanggengan NKRI kami berpandangan bahwa Pancasila adalah meeting-point (titik temu) dari beragam pandangan para founding father," ujar koordinator AMRI Ahmad Tajudin dalam keterangan tertulisnya, Jumat (4/11).

Oleh karenanya, tegas Ahmad, AMRI akan senantiasa menjaga kelestariannya dari segala bentuk ancaman, termasuk ancaman dari kelompok-kelompok yang mengedepankan isu-isu suku, agama, ras dan antar-golongan (SARA) dalam memperjuangkan kepentingan politiknya.

Menurutnya, mengedepankan isu-isu SARA yang memberangus keberagaman dapat membunuh Indonesia.

"Kami siap di garda depan untuk melawannya. Kami tidak ingin Indonesia yang meskipun belum sempurna menjadi sebuah negara-bangsa  yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur," terangnya.

Terkait tuntutan massa Aksi Bela Islam II pada hari ini, Ahmad memastikan, AMRI mendukung kasus dugaan penistaan agama oleh Gubernur Jakarta nonaktif, Basuki 'Ahok' Tjahaja Purnama diproses hukum lebih lanjut.

"Namun setelah itu biarkanlah aparat penegak hukum yang menindaklanjutinya secara adil tanpa adanya tekanan-tekanan dari pihak manapun," pungkasnya. (rm)
Follow
Terkoneksi dengan berbagai Sosial Media kami agar tetap terhubung dan mengetahui Informasi terkini.
Jangan Lupa Subscribe YouTube DEMOKRASI News: