
IDNUSA - Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shihab akan memberikan keterangan tentang kasus makar yang membelit Racmawati Soekarnoputri. Pertemuan dirinya dengan Rachma hanya membahas rencana aksi yang berbalut tema "Bela Islam".
"Insya Allah nanti kami akan memberikan penjelasan dengan sebenar-benarnya tentang apa yang terjadi terkait Ibu Rachmawati Soekarnoputri," ujar Rizieq sebelum menjalani pemeriksaan di Mapolda Metro Jaya, hari ini.
Rizieq bersama Bachtiar Nasir dan Munarman, hari ini, diagendakan menjalani pemeriksaan kasus makar, sebagai saksi di Mapolda Metro Jaya. Dalam kasus makar, polisi telah menetapkan 8 orang sebagai tersangka.
Rizieq mengakui, Rachmawati pernah berkunjung ke kediamannya. Begitu pula sebaliknya, Rizieq bersama Rachma juga pernah hadir dalam berbagai acara termasuk aksi 411. Selain itu, keduanya juga sering hadir dalam berbagai acara.
"Tapi sekali lagi dalam semua pertemuan tersebut sama sekali tidak ada rencana makar tidak ada pemufakatan makar dan tidak ada rencana rencana yang melanggar hukum," kata Rizieq.
Dirinya mengatakan, selama ini, pertemuan yang dijalani oleh Rizieq dengan Rachma hanyalah sebatas rencana aksi pada 4 November 2016 dan aksi pada 2 Desember 2016. (rn)

