
IDNUSA - Hasil penelitian Lingkaran Survei Indonesia (LSI) membuktikan bahwa pemilih Agus Yudhoyono-Sylviana Murni (Agus-Sylvi) sudah menentukan pasangan di putaran kedua Pilkada DKI Jakarta.
Bekas para pemilih nomor pasangan 1 bakal beralih ke pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno (Anies-Sandi). Hasil survei LSI menyatakan pasangan Anies-Sandi lebih unggul 49,7 persen dibanding calon petahana Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Syaiful Hidayat (Ahok-Djarot) yang hanya diangka 40,5 persen. Suara Anhok-Djarot pun mengalami penurunan dari hasil putaran pertama sekitar 2 persen.
"Sangat besar peluang pasangan Anies-Sandi untuk memenangkan Pilkada DKI Jakarta 2017. Terlebih dari beralihnya konstituen Agus-Sylvi seperti hasil survei LSI," ujar pengamat politik Panji Nugraha seperti dilansir RMOL (Jawa Pos Group), Sabtu (11/3).
Menurutnya, sangat realistis dan masuk akal jika konstituen Agus-Sylvi mengalihkan dukungannya kepada Anies-Sandi dibanding Ahok-Djarot. Sebab, sudah diketahui bahwa pada putaran pertama, pemilih Agus-Sylvi memang tidak suka kepada pasangan petahana karena banyaknya masalah yang melibatkan Ahok saat memimpin ibu kota.
Panji menilai wajar jika hasil survei saat ini menunjukkan tren kenaikan dukungan untuk pasangan Anies-Sandi dikarenakan mayoritas warga Jakarta menginginkan gubernur baru. Dan yang paling utama adalah keamanan dan ketentraman warga.
"Banyak warga Jakarta berpendapat jika Ahok sebagai biang permasalahan dan seolah memecah belah warga. Hal tersebut tercermin dari kasus dugaan penistaan agama yang dialami oleh terdakwa sekaligus cagub DKI tersebut," tegas Panji yang juga direktur eksekutif Bimata Politica Indonesia (BPI). (jpg)

