logo
×

Senin, 31 Juli 2017

Ajaran "Tepuk Anak Soleh" Diminta Dihentikan Karena Dianggap Tidak Toleran

Ajaran "Tepuk Anak Soleh" Diminta Dihentikan Karena Dianggap Tidak Toleran

NUSANEWS, JAKARTA - Tepuk anak soleh yang diajarkan di jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) diminta dihentikan atau diubah.

Pasalnya, dalam permainan yang dibentuik dalam lagu tersebut dinilai secara tidak langsung mendidik anak menjadi intoleran.

"Tepuk anak soleh yang diakhir berbunyi 'islam yes, kafir no' melatih anak menjadi intoleran dan merusak kebersamaan. Dikhawatirkan nantinya berlanjut hingga ke jenjang pendidikan berikutnya," kata Ketua Himpunan Pendidikan dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini (Himpaudi) Banyumas dalam rapat koordinasi Pokja Program Pendidikan Keluarga (Dikkel) di Gedung Ki Hajar Dewantara, Jum'at (28/7/2017).

Sumber: RADAR BANYUMAS

***

Berikut bunyi "Tepuk Anak Soleh"

Tepuk anak sholeh (prok prok prok)

Aku (prok prok prok)
Anak sholeh (prok prok prok)

Rajin sholat (prok prok prok)
Rajin ngaji (prok prok prok)

Orang tua (prok prok prok)
Dihormati (prok prok prok)

Cinta islam (prok prok prok)
Sampe mati (prok prok prok)

Laa ilaaha illallah Muhammadur rosulullah

Islam islam yessss
Kafir kafir noooo

10 TAHUN zaman Presiden SBY gak ada diributin TEPUK ANAK SOLEH.

SEKARANG kok dikit-dikit intoleran.. dikit dikit anti bhineka... dikit dikit tidak pancasilais...





Follow
Terkoneksi dengan berbagai Sosial Media kami agar tetap terhubung dan mengetahui Informasi terkini.
Jangan Lupa Subscribe YouTube DEMOKRASI News: