logo
×

Jumat, 06 Juli 2018

Job Fair di Depok Buka 12.000 Lowongan Kerja

Job Fair di Depok Buka 12.000 Lowongan Kerja

NUSANEWS - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyelenggarakan Pameran Kesempatan Kerja (Job Fair) Nasional XVII Tahun 2018 di Hotel Bhumi Wiyata Kota Depok, Jawa Barat.

Job Fair ini diikuti 158 perusahaan dan instansi dengan menyediakan lebih dari 12 ribu lowongan kerja.

Acara ini terbuka untuk umum dan gratis ini diselenggarakan pada tanggal 4 dan 5 Juli 2018.

Direktur Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja (Dirjen Binapenta & PKK) Kemnaker Maruli A. Hasoloan mengatakan, ada juga berbagai lowongan pekerjaan untuk pencari kerja disabilitas.

"Job fair merupakan upaya pemerintah mempertemukan pemberi kerja dan pencari kerja secara langsung. Kita terus mendorong agar penyelenggaraan job fair di berbagai daerah terus diperbanyak," kata Maruli di Depok, Kamis (5/7).

Menurutnya, job fair tersebut juga salah satu upaya pemerintah untuk membuka kesempatan kerja yang lebih besar daripada pertambahan angkatan kerja baru.

Maruli mengatakan, di era revolusi industri 4.0 saat ini, berbagai jenis pekerjaan diprediksi akan hilang. Namun di sisi lain, revolusi industri juga akan melahirkan jenis-jenis pekerjaan baru.

"Kita juga sudah memetakan bahwa dalam industri formal ada jabatan yang tumbuh berkembang seperti data center tapi ada juga yang lama-lama tidak diperlukan lagi," ujarnya.

Menurut Maruli, dengan 12 ribu lowongan kerja maka ada kesempatan besar bagi warga Depok. Apalagi Pemerintah Depok menyampaikan jumlah pengangguran di Depok 70 ribu orang.

"Kita apresiasi peran perusahaan di berbagai sektor dengan menghadirkan bursa kerja menjadi salah satu penyerapan tenaga kerja. Hal itu pun terus dikembangkan oleh Kemenaker agar setiap tahun penyerapan tenaga kerja terus meningkat guna menekan jumlah pengangguran," katanya.


SUMBER
Follow
Terkoneksi dengan berbagai Sosial Media kami agar tetap terhubung dan mengetahui Informasi terkini.
Jangan Lupa Subscribe YouTube DEMOKRASI News: