logo
×

Minggu, 05 Agustus 2018

Hati-hati Fitnah terhadap UAS sebagai Cawapres

Hati-hati Fitnah terhadap UAS sebagai Cawapres

Oleh: Syarwan Hamid*

UAS bukan milik keluarga, tetapi sudah menjadi bagian dan harapan umat Islam Indonesia bahkan dunia (bayangkan jika Indonesia bersama Malaysia dan Turki menggalang persatuan demi kebangkitan Islam).

Bisa jadi penulis ngaku-ngaku keluarga (seperti yang dialami Sudirman Said Cagub JATENG 2018), atau memang keluarga tetapi ada pihak yang iming-iming fulus agar menghentikan langkah UAS sebagai Cawapres dari PS yang tentu akan mudah nantinya mengalahkan paslon sebelah. Simak dengan teliti, tutur bahasa tulisan tersebut.

Ulama yang berijtihad memutuskan nama UAS sebagai Cawapres tentu bukan dengan cara simsalabim tetapi berdasar musyawarah dan istikharah (petunjuk Allah). Insyaa Allah UAS juga beristikharah yang hasilnya akan disampaikan kemudian (menunggu sikon yang tepat).

Apalagi banyak pihak, tokoh dan ulama sebagai wakil umat Islam yang memohon dan meminta agar UAS dibukakan pintu hatinya menerima sebagai Cawapres PS demi perjuangan dan kebangkitan Islam.

Sebaiknya tidak memviralkan tulisan “aneh” tersebut.

*Penulis adalah pensiunan TNI

SUMBER
Follow
Terkoneksi dengan berbagai Sosial Media kami agar tetap terhubung dan mengetahui Informasi terkini.
Jangan Lupa Subscribe YouTube DEMOKRASI News: