logo
×

Minggu, 05 Agustus 2018

Mantan Kapolda Jawa Barat Anton Charliyan Sebut Pasangan Prabowo-UAS Baik

Mantan Kapolda Jawa Barat Anton Charliyan Sebut Pasangan Prabowo-UAS Baik

NUSANEWS - Pasangan Prabowo dan Ustadz Abdul Somad (UAS) menyuarak setelah hasil Ijtima Ulama GNPF dan tokoh nasional.

Bahkan pasangan Prabowo-UAS diyakini menjadi pesaing berat Joko Widodo dalam Pilpres 2019.

Mantan Kapolda Jawa Barat Irjen (Purn) Anton Charliyan juga menyebut pasangan Prabowo-UAS bagus dan baik.

"Pasangan itu? (Prabowo-UAS), bagus semua calon juga bagus dan baik. Biarkan rakyat yang menilai. Tapi bagi kami yang terbaik ialah Joko Widodo," kata Anton saat ditanya awak media usai Deklarasi Gerakan Nasional tagar #J2P atau Jokowi Dua Periode di Bekasi, Minggu (5/8/2018).

Anton enggan berkomentar lebih jauh soal kandidat atau sosok pesaing Joko Widodo di Pilres 2019.

Mantan Kapolda Jawa Barat Irjen (Purn) Anton Charliyan menyebut masyarakat bisa melihat sendiri seperti apa nanti sosok lawan Jokowi.

Namun, Mantan Kapolda Jawa Barat Irjen (Purn) Anton Charliyan mengatakan, masyarakat bisa meluhat sendiri hasil kerja dari Presiden Joko Widodo selama empat tahun ini, yang benar-benar dirasakan yaitu pembangunan infrastruktur yang merata di Indonesia.

Pembangunan merata bukan hanya di Jawa tapi di Papua juga.

"Mangkanya kami gelorakan tagar #J2P ini yang merupakan suara rakyat dan doa rakyat kepada beliau. Dari pada yang tidak jelas mending dukung yang jelas prestasinya dan memberikan bukti nyata," kata Mantan Kapolda Jawa Barat Irjen (Purn) Anton Charliyan.

Anton juga menilai kecintaan kepada Joko Widodo juga ditunjukkan kepada warga maupun pejabat dunia yang antusias foto maupun swafoto.

"Bukti nyata kerja nyata, semua rakyat ingin selfie (swafoto) dengan beliau. Di Jawa Barat bisa dilihat pembangunan Bandara Kertajati yang megah itu, berbagai tol maupun pelabuhan," katanya.

SUMBER
Follow
Terkoneksi dengan berbagai Sosial Media kami agar tetap terhubung dan mengetahui Informasi terkini.
Jangan Lupa Subscribe YouTube DEMOKRASI News: