logo
×

Rabu, 03 Oktober 2018

8 Gempa Diatas 7 SR yang Pernah Terjadi di Indonesia, Termasuk Palu

8 Gempa Diatas 7 SR yang Pernah Terjadi di Indonesia, Termasuk Palu

NUSANEWS - Rentetan gempa di Tanah Air terus terjadi. Belum hilang duka gempa Lombok, kini beralih ke Sulawesi Tengah.

Palu, Donggala dan Sigi diguncang gempa disusul tsunami.

Untuk diketahui, Indonesia sendiri terletak di atas pertemuan tiga lempeng besar bumi. Yakni Indo-Australia, Eurasia, dan Pasifik.

Lempeng Pasifik sendiri menjadi lempeng yang paling aktif di dunia.

Kondisi ini pula yang menyebabkan Tanah Air kerap dilanda gempa. Mulai dari yang kecil sampai dengan kekuatan besar.

Lempeng Pasifik pula yang disebut-sebut memberikan kontribusi sebesar hampir 90 persen dari kejadian gempa di bumi dan hampir semuanya merupakan gempa besar di dunia.

Dalam prediksinya, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memprediksi setidaknya ada 500 gempa terjadi tiap bulannya di Indonesia.

Tentu saja, sebagian besar gempa itu berkekuatan cukup kecil sehingga tak dapat dirasakan sama sekali getarannya.

Berikut 8 gempa diatas 7 SR yang terjadi di Indonesia sejak tahun 2000:

1. Aceh (2004)

Gempa yang terjadi pada Minggu, 26 Desember 2004 pukul 09.00 WIB itu menjadi gempa terbesar di Indonesia dalam kurun 18 tahun terakhir. Tercatat, kekuatan gempa itu mencapai 9,3 SR dan guncangannya bisa dirasakan sampai ke daratan India.

Gempa itu pula yang kemudian menciptakan gelombang tsunami dahsyat, 30 menit usai gempa dan merenggung lebih dari 160.000 jiwa.

Gelombang tsunami juga dicatat mencapai tinggi hingga 35 meter. Bukan saja meluluh-lantakkan Serambi Mekkah, melainkan juga menjangkau daratan Srilanka, Semenanjung India, Thailand dan Malaysia.

2. Nias (2005)

Gempa denga kekuatan 8,7 SR, mengguncang Pulau Nias, Sumatera Utara pada 28 Maret 2005. Gempa tektonik itu mengguncang lebih kurang 5 menit pada pukul 23.09 WIB.

Peringatan dini dan sirine pun meraung-raung sesaat setelah guncangan. Tercatat, korban jiwa mencapai 300 orang.

3. Pangandaran (2006)

Lebih dari setahun kemudian, giliran Pangandaran diguncang dengan kekutan 7,7 SR pada 17 Juli 2006 dengan pusat gempa di lepas Pantai Pangandaran, Jawa Barat.

Gempa ini pula yang kemudian memicu gelombang tsunami dengan tinggi sampai dengan 21 meter.

Berdasarkan data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), korban meninggal mencapai 668 orang tewas sendangkan 65 lainnya hilang dan diasumsikan meninggal serta membuat 9.299 lainnya luka-luka.

4. Bengkulu (2007)

12 September 2007, gempa berkekuatan 7,9 SR mengguncang Bengkulu dengan pusat berada di kedalaman 10 kilometer.

Sempat disebut berpotensi tsunami, tapi kemudian peringatan dini itu dicabut karena tak terjadi tsunami di wilaya itu.

5. Aceh (2012)

Kali kedua, Aceh kembali disasar. Kali ini pada 11 April 2012 dengan kekuatan sebesar 8,5 SR.

Posisi gempa terjadi di daerah yang diketahui jarang timbul gempa, yaitu daerah yang merupakan Ninety East Ridge (NER).

Gempa pada 2012 ini kembali memicu gelombang tsunami, tetapi tergolong tsunami kecil dengan ketinggian 1 meter di wilayah Nias, 80 cm di Meulaboh, dan 6 cm di wilayah Sabang.

6. Mentawai (2016)

Giliran Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat dengan guncangan 7,8 SR pada 2 Maret 2016 sebelum awalnya disebut berkekuatan 8,3 SR.

Guncangan sekitar satu menit itu dirasakan bukan hanya di Kepulauan Mentawai. Tapi juga di Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota.

7. Lombok (2018)

29 Juli 2018 gempa 7,0 SR mengguncang Pulau Lombok. Tak hanya sekali.

Rentetan gempa juga terus terjadi. Bahkan dengan kekuatan serupa pada Minggu 5 Agustus 2018.

Gempa itu sendiri tak hanya dirasakan masyarakat Lombok, melainkan sampai ke Bali dan sebagaian wilayah timur Jawa Timur.

Tercatat, 564 orang warga meninggal dunia dan menyisakan trauma mendalam bagi para korban.

Selain itu, gempa juga memaksa para turis asing berbondong-bondong meninggalkan pulau tersebut dan memilih pergi.

8. Palu (2018)

Belum usai duka Lombok, Jumat 29 September 2018, giliran Sulawesi Tengah diguncang gempa berkekuatan 7,7 SR dan dimuthakirkan menjadi 7,4 SR.

Ini Rekaman Lengkap Korban Gempa Palu Kecewa Jokowi, Gak Percaya Wartawan

Data terbaru BNPB mencatat, korban tewas sampai dengan Selasa (2/10/2018) pukul 17.00 WIB, sudah mencapai setidaknya 1.347 orang.

Data tersebut didapat dari Palu, Donggala dan Kabupaten Sigi, Sulawesi Selatan.

Angka itu sudah termasuk 34 pelajar yang ditemukan meninggal dunia di bawah reruntuhan gereja di Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi, pada Selasa (1/10).

Sementara, 133 orang lainnya sampai saat ini belum ditemukan dan masih dianggap hilang.

Selain itu, diyakini juga masih banyak korban lainya tertimbun di bawah reruntuhan bangunan dan belum terevakuasi.


SUMBER
Follow
Terkoneksi dengan berbagai Sosial Media kami agar tetap terhubung dan mengetahui Informasi terkini.
Jangan Lupa Subscribe YouTube DEMOKRASI News: