
NUSANEWS - Pasca-pertandingan mendebarkan dan penuh emosi tadi malam, adalah momen yang tak mungkin dilupakan bagi sebagian besar pecinta sepak bola tanah air. Meski akhirnya kalah, namun perjuangan Garuda Muda patut diacungi jempol.
Sempat tertinggal lebih dulu karena eror yang diciptakan beberapa lini belakang, Timnas Muda akhirnya mampu bangkit mencetak empat gol cepat ke gawang Qatar meski sebelumnya tertinggal 6-1. Sungguh permainan yang sangat menghibur yang ditampilkan para pemain asuhan Indra Sjafri.
Walaupun akhirnya timnas tak mampu menyamakan kedudukan, tapi semangat juang mereka tak akan terlupa untuk waktu yang lama. Begitu pula dengan pertandingan semalam, meski kalah dengan skor 5-6, tetap akan menjadi sejarah baru bagaimana timnas kita mampu berjuang hingga titik darah penghabisan.
Melirik dari hasil kekalahan yang diterima timnas, setidaknya masih ada beberapa skenario peluang Timnas U-19 untuk tetap melaju lolos ke penyisihan grup. Kuncinya ada di laga terakhir melawan UEA. Kemenangan adalah hal mutlak.
1. Head to head

Sebagai pemuncak klasemen, tak membuat posisi Timnas Indonesia dibilang aman. Karena Timnas Indonesia U-19 sejatinya butuh kemenangan di hadapan publik mereka sendiri untuk menggenggam tiket ke Piala Dunia U-20.
Di satu sisi, Qatar yang akan menjamu China Taipei di laga terakhir di atas kertas diunggulkan jauh. Apabila ini terjadi, Head to Head akan berlaku pada grup ini. Di mana ketiga tim akan mendapat poin sama yaitu enam.
Namun, tim yang akan lolos adalah Indonesia dan Qatar. UEA otomatis tersingkir bila melihat head to head, karena kalah dari Indonesia di laga terakhir.
2. Jumlah gol

Jumlah gol juga bisa menjadi tolok ukur. Sebelum pertandingan ketiga dimulai. Indonesia sebenarnya unggul dalam selisih gol dengan Qatar. Ada kemungkinan untuk menggunakan selisih satu gol tersebut.
Katakanlah, apabila Indonesia ternyata hanya berakhir imbang melawan UEA, dan secara mengejutkan Taipei mampu menahan permainan Qatar. Maka yang lolos adalah Indonesia. Secara perolehan selisih gol tetap unggul dan secara head to head Qatar gagal menang melawan China Taipei.
3. Banyaknya kartu kuning atau merah

Banyaknya kartu kuning atau merah juga bisa menjadi acuan lolos tidaknya sebuah tim. Hal serupa pernah terjadi di pergelaran Piala Dunia kemarin. Di mana Jepang berhak lolos ke babak selanjutnya dari Senegal meski memiliki perolehan poin dan selisih gol yang sama.
Sejauh ini, Indonesia mengantongi tiga kartu kuning. Sedangkan lawan yang mungkin akan menjadi perbandingan yakni Qatar, mereka telah mengantongi sembilan kartu kuning. Hal ini akan menjadi keuntungan timnas untuk tetap melaju ke babak selanjutnya dan mencapai target ke Piala Dunia U-20.
SUMBER

