
NUSANEWS - Tim Kampanye Nasional (PPP) Jokowi-Ma’ruf Amin mengakui kasus yang menimpa M Romahurmuziy alias Romi berpengaruh pada elektabilitas paslon 01 itu. Makanya, Alat Peraga Kampanye (APK) yang ada gambar Romi dan Jokowi atau Ma’ruf bakal diturunkan.
Rencana itu disampaikan Sekjen Partai Nasdem, Gerard Plate. Menurutnya, penangkapan Romi terkait kasus suap pengisan jabatan di Kementerian Agama mempengaruhi citra pasangan Jokowi-Ma’ruf.
“Setidaknya efek itu ada di Alat Peraga Kampanye (APK),” kata Johnny kepada wartawan di gedung parlemen, Jakarta, Rabu (20/3).
Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf itu menegaskan, pihaknya akan segera mengganti alat peraga kampanye bergambar Romi dan Jokowi – Ma’ruf yang sebelumnya sudah terpasang.
![]() |
| Romahurmuziy di mobil tahanan KPK usai ditetapkan sebagai tersangka, Sabtu (16/3). (MIFTAHULHAYAT/JAWA POS) |
Menurut dia, gambar Romi akan diganti dengan tokoh lain di PPP, misalnya KH Maimoen Zubair.
“Dari baliho, billboard, kalender, stiker, dan lain sebagainya yang dulunya ada Rommy dengan pasangan Jokowi maupun Kiai Ma’ruf, ya harus diganti dengan tokoh baru, apakah ketum yang baru atau pelaksana tugas, atau dengan tokoh senior yang sekaliber seperti Kiai Maimoen,” ujarnya.
Anggota Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat atau DPR itu mengatakan, langkah ini justru memberikan kontribusi positif untuk meningkatkan elektoral Jokowi. “Bukan menggerus, malah terbalik, itu akan meningkatkan,” katanya.
Lebih lanjut Johnny menegaskan, apa yang terjadi kepada Rommy, itu merupakan kasus perseorangan atau pribadi. Dia menyatakan, kasus itu tidak terkait dengan paslon 01, apalagi partai-partai koalisi pengusung dan pendukungnya.
“Jadi sama sekali tak ada hubungannya dengan paslon,” pungkasnya.
SUMBER


