Notification

×

Iklan

Iklan

Prabowo Terkuat, Anies Baswedan Terpuruk Dikalahkan Tri Rismaharini, Ganjar-Kang Emil Jos

Senin, 29 Juni 2020 | 06:33 WIB Last Updated 2020-06-29T00:12:05Z

DEMOKRASI.CO.ID - Wabah corona atau Covid-19 di DKI Jakarta membawa dampak siginifikan terhadap persepsi publik atas kinerja Anies Baswedan.

Kondisi yang sama juga dialami Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Ini berbanding lurus dengan tingkat elektabilitas, terutama mereka yang selama ini dikait-kaitkan akan bertarung di Pilpres 2024 mendatang.

Hal tersebut tergambar dalam hasil survei yang digelar NewIndonesia Research & Consulting yang dirilis Minggu (28/6/2020).

Dalam survei tersebut, Ganjar Pranowo dan Ridwan Kamil menjadi yang teratas mendapat apresiasi dari masyarakat degan penilaian 23,0 persen dan 16,8 persen.

Demikian disampaikan Direktur Eksekutif NewIndonesia Research & Consulting, Andreas Nuryono dalam keterangan tertulisnya.

“Kinerja Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dinilai terbaik oleh publik Indonesia dalam mengatasi corona,” ujarnya.

Di posisi ketiga, ada Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dengan penilaian 12,8 persen.

Selanjutnya, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dengan 9,3 persen. Baru kemudian Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dengan 8,1 persen.

Kemudian ada Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah (4,5 persen), Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi (2,7 persen).

Disusul Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto (1,3 persen) dan Gubernur Banten Wahidin Halim (1,0 persen).

Nama-nama lain tidak mencapai 1 persen, dan sisanya tidak tahu atau tidak menjawab 18,8 persen.

“Ketika diterjemahkan ke dalam tingkat elektabilitas, Ganjar dan Kang Emil menempati tiga besar menuju Pemilu 2024, bersama Prabowo yang masih paling tinggi,” lanjut Andreas.

Untuk ururan elektabilitas, Prabowo Subianto mendapat dukungan 18,9 persen publik.

Sedangkan Ganjar dan Kang Emil masing-masing 14,3 persen dan 11,0 persen.

Yang menarik, Andreas mencermati figur Kang Emil yang berhasil melewati Anies dengan elektabilitas 9,8 persen.

“Hal ini tampak paralel dengan buruknya opini publik terhadap kinerja Anies dalam mengatasi corona, sebaliknya Ganjar dan Kang Emil dipersepsikan terbaik kinerjanya,” jelas Andreas.

Di bawah Anies ada nama Sandiaga Uno (8,9 persen), Khofifah (4,5 persen), Agus Harimurti Yudhoyono (2,7 persen), Risma (1,6 persen).

Lalu Erick Thohir (1,3 persen), Mahfud MD (1,2 persen), Puan Maharani (1,1 persen), dan Susi Pudjiastuti (1,0).

Nama-nama lain kurang dari 1 persen, sisanya tidak tahu/tidak menjawab 19,8 persen.

Secara umum, faktor kinerja dan kepemimpinan yang merakyat serta terukur menjadi kunci keberhasilan Ganjar dan Kang Emil dalam meraih dukungan publik.

“Sebaliknya sosok seperti Anies tertinggal karena kinerjanya dinilai tidak konkret dan terjebak dalam narasi belaka tanpa realisasi nyata di lapangan,” tegas Andreas.

Survei NewIndonesia Research & Consulting dilakukan pada 8-18 Juni 2020, dengan jumlah responden 1200 orang.

Metode survei dilakukan melalui sambungan telepon terhadap responden survei sebelumnya yang dipilih secara acak.

Margin of error survei plus minus 2,89 persen dengan tingkat kepercayaan sebesar 95 persen.

(jpnn/ruh/pojoksatu)
loading...