logo
×

Sabtu, 12 September 2020

Waketum Gerindra Minta Riza Patria Siap-siap jadi Pejabat Sementara Gubernur DKI Gantikan Anies

Waketum Gerindra Minta Riza Patria Siap-siap jadi Pejabat Sementara Gubernur DKI Gantikan Anies

DEMOKRASI.CO.ID - Posisi Anies Baswedan digoyang Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Gerindra, Arief Poyuono.

Kader Gerindra yang pernah terang-terangan mengaku sebagai pendukung Joko Widodo (Jokowi) sejati itu, meminta Riza Patria Siap-siap jadi Pejabat Sementara Gubernur DKI menggantikan posisi Anies Baswedan.

Arief Poyuono beralasan, Anies Baswedan yang mengambil keputusan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Total di ibu kota negara, dinilai melangkahi wewengang Presiden Joko Widodo.

Arief Poyuono menjelaskan PSBB Total yang baru diumumkan secara sepihak sangat berbahaya karena dapat menyebabkan ketakutan yang luas terlebih masyarakat kini tengah berupaya bangkit di masa new normal yang dicanangkan pemerintah pusat.

“Kalau dibiarkan maka Anies telah mendelegitimasi pemerintahan Presiden Jokowi,” tuturnya.

Arief Poyuono juga mengimbau agar Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto segera menghadap presiden untuk menonaktifkan orang nomor satu DKI Jakarta itu.

Ia bahkan berharap agar Jakarta segera mempersiapkan kandidat pengganti sementara jabatan gubernur.

“Untuk itu juga Partai Gerindra perlu segera mempersiapkan kadernya yang saat ini menjadi Wakil Gubernur DKI untuk menjabat sementara posisi Gubernur,” tuturnya.

Di sisi lain, Anies Baswedan membeberkan alasan terkait keputusan penerapan PSBB Total karena lonjakan kasus Covid-19 tidak mampu diimbangi oleh fasilitas kesehatan di DKI Jakarta.

PSBB Total tersebut membuat seluruh aktivitas perkantoran di Jakarta dialihkan di rumah masing-masing para karyawan dan hanya akan ada 11 bidang esensial yang diizinkan beroperasi.

Anies Baswedan mengklaim bahwa keputusan tersebut sudah sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo tentang pengendalian kesehatan menjadi prioritas utama saat akan memulihkan ekonomi di situasi pandemi Covid-19 seperti sekarang ini.

“Presiden menyatakan dengan tegas bahwa jangan restart ekonomi sebelum kesehatan terkendali. Beliau meletakkan kesehatan sebagai prioritas utama. Dengan melihat kedaruratan ini, tidak ada banyak pilihan bagi Jakarta kecuali untuk menarik rem darurat segera mungkin,” tutut Anies Baswedan.
loading...