logo
×

Senin, 21 Maret 2016

Nasih: SBY dan Jokowi Tipe Pemimpin Jawa Anti Kritik

Nasih: SBY dan Jokowi Tipe Pemimpin Jawa Anti Kritik

NBCIndonesia.com - Pengamat politik dari Monash Institute Mohammad Nasih sepakat jika dikatakan bahwa antara Jokowi dan SBY merupakan dua pemimpin dengan type anti kritik.

Hal tersebut diungkapkannya saat menanggapi sidak presiden Jokowi ke Hambalang yang mana sebelumnya Jokowi dikritik SBY terkait penggunaan APBN yang hanya di fokuskan pada infrastruktur saja.

"Ada indikasi demikian. Keduanya sama-sama orang Jawa. Dan nampaknya keduanya memilih cara kritik dengan gaya Jawa yang disebut "pasemon". Kritik atau balasan tidak dilakukan dengan kata-kata vulgar, melainkan dengan tanda-tanda. Intinya keduanya tidak mau disalahkan. Keduanya ingin membela diri. Maunya dua-duanya aman. Bebas kritik, dan bisa melakukan jalannya sendiri-sendiri," sindir dia saat dihubungi TeropongSenayan di Jakarta, Senin (21/03/2016).

Memang, lanjut dia, saling kritik merupakan hal yang lumrah namun, apa yang ditunjukan dua pemimpin tersebut semakin menandakan bahwa apa yang mereka lakukan tak lepas dari pencitraan.

"Keduanya saling kritik, itu bagus-bagus saja. Agar rakyat tahu bahwa selama ini mereka memilih pemimpin yang mengoptimalkan upaya pencitraan. Pada dasarnya semua orang tidak mau dikritik. Apalagi kritik yang bisa membongkar aib politik dan membongkar citra baik yang dengan biaya mahal dibangun," pungkas dia.(ts)
Follow
Terkoneksi dengan berbagai Sosial Media kami agar tetap terhubung dan mengetahui Informasi terkini.
Jangan Lupa Subscribe YouTube DEMOKRASI News: