
NBCIndonesia.com - Hingga saat ini hastag #BubarkanKPK berada di posisi puncak trending topic Twitter. Sejumlah publik figur turut menyematkan tagar pembubaran lembaga anti rasuah itu.
Mantan staf khusus Presiden Joko Widodo, Andi Arief melalui akun Twitter @AndiArief_AA menulis: “Wajar kalau netizen marah, kenapa KPK hadir di saat ada pihak yang diduga terlibat dalam Grand korupsi di situ, wajar ada #bubarkanKPK.”
Terkait hastag #BubarkanKPK, Director Centre for Strategic and Policy Studies Prijanto Rabbani melontarkan pertanyaan menarik. Yakni, apakah setelah hastag #BubarkanKPK jadi trending topic hingga lebih dari enam jam akan diikuti gerakan atau aksi nyata.
“Nampaknya sudah muncul hastag #BubarkanKPK Apakah akan diikuti petisi dan gerakan nyata (aksi) ??” tulis Prijanto Rabbani di akun Twitter @PrijantoRabbani.
Uniknya, menanggapi hastag #BubarkanKPK, tokoh relawan Joko Widodo yang kini loyalis Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Dede Budhyarto justru menyerang netizen yang mengusung hastag #BubarkanKPK. “Kecoa hestek GAGAL TOTAL serang Ahok, sekarang desak-desak @KPK_RI bikin tagar #BubarkanKPK ..Helaawww…,” tulis Dede Budhyarto di akun @kangdede78. (it)

