logo
×

Rabu, 23 Februari 2022

Parah! Penyebar Video Sejoli Mesum di Lapangan Renon Ternyata Oknum Polisi

Parah! Penyebar Video Sejoli Mesum di Lapangan Renon Ternyata Oknum Polisi

DEMOKRASI.CO.ID - 2 polisi yang bertugas saat sejoli beradegan mesum di Lapangan Renon Denpasar, ditangkap Polda Bali.

Kedua polisi itu adalah yang piket di Command Center saat sejoli beradegan mesum di Lapangan Renon.

Dua polisi tersebut diamankan lantaran diduga menjadi penyebar video mesum sejoli yang terekam kamera CCTV milik Polda Bali tersebut.

Kabid Humas Polda Bali, Kombes Syamsi menerangkan, polisi piket di Command Center bertugas mengawasi situasi melalui CCTV yang terpasang.

Pada saat itulah, kedua polisi yang tak disebutkan identitasnya itu, mendapati sejoli beradegan mesum di Lapangan Renon.

Kombes Syamsi menegaskan, kedua polisi itu seharusnya melaporkan temuan tersebut kepada polisi terdekat.

Dengan demikian, polisi terdekat bisa melakukan tindakan di lapangan secepatnya.

“Akan tapi mereka diduga malah melakukan hal salah dengan menyebarkannya,” ungkap dia.

Karena itu, kedua polisi tersebut akhirnya kini menjalani pemeriksaan oleh Propam Polda Bali.

Jika keduanya terbukti bersalah, maka akan diberikan tindakan tegas sesuai yang disampaikan Kapolda Bali Irjen Pol Putu Jayan Danu Putra.

“Perintah Bapak Kapolda agar diambil tindakan tegas apabila yang bersangkutan terbukti bersalah,” tegasnya.

Untuk diketahui, dalam video sejoli mesum di Lapangan Renon Denpasar yang beredar, rekaman CCTV menunjukkan waktu dan lokasi kejadian.

Di pojok kanan atas video, terdapat tulisan “TIK Polda Bali” dan “Lap. Renon”.

Sedangkan di pojok kiri atas, terdapat tulisan “2022-02-21” “dan 21:47:32”.

Diduga kuat, rekaman sejoli mesum di Lapangan Renon Denpasar itu direkam kamera CCTV milik Polda Bali.

Dalam video yang viral itu, terlihat sejoli duduk di lapangan terbuka dan sedang bercumbu.

Setelah itu, sejoli itu lantas melakukan adegan mesum. (ruh/pojoksatu)

Follow
Terkoneksi dengan berbagai Sosial Media kami agar tetap terhubung dan mengetahui Informasi terkini.
Jangan Lupa Subscribe YouTube DEMOKRASI News: