logo
×

Jumat, 25 Februari 2022

Semakin Panas! Zelensky Enggan Meninggalkan Kyiv, Presiden Ukraina: Karena Saya Target Nomor Satu Rusia

Semakin Panas! Zelensky Enggan Meninggalkan Kyiv, Presiden Ukraina: Karena Saya Target Nomor Satu Rusia

DEMOKRASI.CO.ID - Konflik Rusia Ukraina masih berlangsung. Hingga detik ini belum ada pertanda NATO hendak mengirimkan bantuan pasukan pada Ukraina.

Dikutip dari akun Twitter Narasi besutan Najwa Shihab, Presiden Ukraina, Zelensky menulis, ” Hari ini saya bertanya kepada 27 pemimpin Eropa soal apakah Ukraina akan masuk NATO? Saya bertanya langsung. Semuanya takut, tak ada yang menjawab”

Kepala Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) Jens Stoltenberg mengatakan bahwa aliansinya tidak berencana mengirim pasukan ke Ukraina setelah Rusia menginvasi negara itu. 

“Kami tidak memiliki pasukan NATO di Ukraina, dan kami tidak memiliki rencana untuk mengirim pasukan NATO ke Ukraina,” kata Stoltenberg dalam konferensi pers setelah pertemuan darurat perwakilan aliansi, dikutip dari laman CNBC pada Kamis, 24 Februari 2022.

Meski begitu, Stoltenberg mengatakan bahwa NATO akan memperkuat kehadirannya di wilayah timur Eropa setelah invasi Rusia ke Ukraina.

“Dalam beberapa hari dan minggu mendatang, kami akan lebih meningkatkan kehadiran kami di bagian timur aliansi,” kata Stoltenberg.

“Kami telah mengerahkan ribuan pasukan.”

Saat ini Rusia sedang melakukan serangan skala penuh ke Ukraina menggunakan pasukan udara, darat dan laut.

Serangan ini digadang-gadang oleh NATO akan menimbulkan penderitaan yang sangat besar pada orang-orang di Ukraina nantinya.

Kendati tidak pasti mendapat bantuan dari aliansinya, presiden Zelensky mengatakan tidak akan menyerah dan meninggalkan ibu kotanya seperti dikutip dari akun @NarasiNewsroom.

“Dia (Zelensky) bersumpah tidak akan meninggalkan Kyiv walau pasukan Rusia semakin dekat ke pusat ibukota. Dan mengatakan dirinya adalah target Rusia no. 1 dan target no.2 adalah keluarganya” [terkini [terkini]

Follow
Terkoneksi dengan berbagai Sosial Media kami agar tetap terhubung dan mengetahui Informasi terkini.
Jangan Lupa Subscribe YouTube DEMOKRASI News: