logo
×

Selasa, 18 Juli 2017

Tanggapi PDIP, PKB: Koalisi Bukan Berarti Harus Sama Terus

Tanggapi PDIP, PKB: Koalisi Bukan Berarti Harus Sama Terus


NUSANEWS, JAKARTA -  Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat Partai kebangkitan Bangsa (DPP PKB) Abdul Kadir Karding menanggapi ultimatum yang dilontarkan oleh PDIP kepada PAN beberapa waktu lalu.

Abdul mengatakan, ucapan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, yang ingin mengusir PAN dari koalisi pemerintah, menunjukkan bahwa partai berlambang banteng tersebut sedang berupaya menihilkan perbedaan di antara sesama partai koalisi.

“Kalau semua sikap tidak mungkin bisa sama terus,” ucapnya saat peringatan Hari Lahir PKB ke-19 di Gedung DPP PKB, Jakarta, Senin (17/7).

Ia beranggapan jika setiap partai koalisi harus menghormati perbedaan di antara mereka. Menurutnya, adalah sebuah kewajaran dalam negara demokrasi jika ada sebuah partai yang mengkritik pemerintah, meskipun partai tersebut tergabung dalam koalisi pemerintah.

“Etiknya mengkritik boleh, berbeda juga sebenarnya boleh. Tapi sesuai dengan batas-batas yang ada di koalisi,” jelas Abdul.

Namun demikian, Abdul tidak memungkiri jika di antara Presiden dan partai koalisi harus terdapat satu kesamaan visi atau pandangan dalam beberapa kasus tertentu. Ketika ditanya lebih rinci mengenai kesamaan tersebut, ia enggan memberikan penjelasan yang lebih jauh.

“Tapi yang prinsip-prinsip yang menurut presiden dan partai koalisi harus sama,” pungkasnya.

Seperti yang diketahui, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto sempat mempersilahkan PAN untuk keluar dari koalisi karena berbeda pendapat mengenai Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) Nomor 2 Tahun 2017 tentang Perubahan Atas Undang-undang Nomor 17 Tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan (Ormas).

“Kalau sudah menyatakan dukungan pada pemerintah ya harusnya disertai dengan implementasi dukungan terhadap kebijakan, dukungan terhadap konsolidasi politik yang dilakukan Pak Jokowi,” ujar Hasto di Kantor PDIP, Kamis (13/7) lalu. (akt)
Follow
Terkoneksi dengan berbagai Sosial Media kami agar tetap terhubung dan mengetahui Informasi terkini.
Jangan Lupa Subscribe YouTube DEMOKRASI News: